• spanduk kepala

Apa perbedaan antara transceiver serat optik dan transceiver Ethernet?

Transceiver FC (Fibre Channel)Transceiver Ethernet merupakan bagian penting dari infrastruktur Fibre Channel, dan transceiver Ethernet yang dikombinasikan dengan switch Ethernet adalah kombinasi yang populer saat menerapkan Ethernet. Jelas, kedua jenis transceiver ini melayani aplikasi yang berbeda, tetapi apa sebenarnya perbedaan di antara keduanya? Artikel ini akan menjelaskan Fibre Channel dan transceiver serat optik secara detail.

Apa itu teknologi Fiber Channel?

Fibre Channel adalah protokol jaringan transfer data cepat yang memungkinkan transfer blok data mentah secara teratur dan tanpa kehilangan data. Fibre Channel menghubungkan komputer tujuan umum, komputer mainframe, dan superkomputer dengan perangkat penyimpanan. Ini adalah teknologi yang terutama mendukung koneksi point-to-point (dua perangkat yang terhubung langsung satu sama lain) dan biasanya paling umum digunakan dalam lingkungan switched fabric (perangkat yang terhubung melalui switch Fibre Channel).

32-port-FTTH-daya-tinggi-EDFA-WDM1

SAN (Storage Area Network) adalah jaringan privat yang digunakan untuk konektivitas penyimpanan antara server host dan penyimpanan bersama, biasanya berupa array bersama yang menyediakan penyimpanan data tingkat blok. Biasanya, SAN Fibre Channel akan dipasang pada aplikasi latensi rendah yang paling cocok untuk penyimpanan berbasis blok, seperti basis data yang digunakan untuk pemrosesan transaksi online (OLTP) berkecepatan tinggi seperti perbankan, penjualan tiket online, dan basis data di lingkungan virtualisasi. Fibre Channel biasanya berjalan pada kabel serat optik di dalam dan antar pusat data, tetapi juga dapat digunakan dengan kabel tembaga.
Apa itu Transceiver Fibre Channel?

Seperti yang telah kami sebutkan di atas, Fibre Channel dapat mengirimkan data blok mentah dan membangun transmisi tanpa kehilangan data. Transceiver Fibre Channel juga menggunakan protokol transmisi data berkecepatan tinggi. Para insinyur umumnya menggunakan transceiver Fibre Channel untuk membangun rantai transmisi antara pusat data, server, dan switch.

Transceiver Fibre Channel juga menggunakan Protokol Fibre Channel (FCP) untuk transmisi dan biasanya digunakan untuk menghubungkan antara sistem Fibre Channel dan antara perangkat jaringan penyimpanan optik. Transceiver Fibre Channel dirancang terutama untuk menghubungkan jaringan penyimpanan Fibre Channel di dalam pusat data.


Waktu posting: 27 September 2022